mengatakan setiap karya seni selalu memiliki nilai kurang dan lebih. Apalagi jika penilaiannya secara subjektif. "Selalu ada kurangnya. GUARDIAN dibandingin sama film lain juga gak bisa. Persiapan dan pengerjaannya berbeda," ujar ditemui di Djakarta Theatre, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/5).
Film GUARDIAN, lanjutnya, merupakan langkah nyata produser untuk memperkaya genre film. Tujuannya tentu saja untuk memberikan pilihan lebih banyak bagi penonton.
"Sebagai film aksi harus acungi jempol, produser berani ambil langkah ini. Yang lain masih drama-drama saja," katanya.
Di film GUARDIAN, tidak banyak muncul karena sosok perempuan lebih banyak ditonjolkan. "Masing-masing punya keunikan tersendiri. Sosok perempuan lebih dikedepanin di film ini," jelasnya.
Yang membuat aktor gaek ini salut, adanya nilai kebaikan yang ditularkan melalui film GUARDIAN. "Lakukan sesuatu yang berguna buat penontonnya. Baik produser, sutradara, penulis, mau apapun bentuknya film selalu beri kebaikan untuk dibawa pulang penonton," tegas .
COBA CEK JUGA!
Saking Semangat Akting, Dominique Diyose Lecet dan LebamSarah Carter: Hollywood Bikin Lupa Jika Dunia Luas
Syuting di Indonesia, Sarah Carter Belajar Banyak Hal
Syuting Film 'GUARDIAN' Hancurkan 20 Mobil
Dominique Diyose Jatuh Cinta dengan Skrip 'GUARDIAN'
(kpl/uji/ang)
Source : http://www.kapanlagi.com/showbiz/film/indonesia/tio-pakusodewo-tak-mau-bandingkan-guardian-dan-the-raid-b2b6ec.html
@
